-4 C
New York
Kamis, Februari 5, 2026

Buy now

spot_img

Ikatan Wartawan Online Indonesia ( IWOI ) Kabupaten Karawang Memilih Rengasdengklok Sebagai Ruang Refleksi.

spot_img

KARAWANG | KUTATAMDINGAN.COM | Di tengah sorotan publik terhadap marwah pers dan tantangan serius dunia jurnalistik, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Karawang memilih Rengasdengklok sebagai ruang refleksi. Bukan tanpa alasan, dari tempat inilah tekad kemerdekaan bangsa pernah dikunci, dan kini pers diajak kembali merenungi perannya.

Hal tersebut terungkap dalam rapat persiapan kegiatan Renungan Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus HUT IWOI ke-8, yang digelar di kawasan Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok, Kamis (5/2/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua IWOI DPD Karawang, Syuhada Wisastra, dengan pembahasan mendalam terkait konsep hingga teknis pelaksanaan kegiatan.

Rapat menyepakati bahwa Renungan Kebangsaan akan dilaksanakan pada Minggu sore, 8 Februari 2026, pukul 16.00 WIB, bertempat di Tugu Kebulatan Tekad, situs bersejarah yang menjadi saksi lahirnya kemerdekaan Indonesia.

Syuhada menegaskan, pemilihan Rengasdengklok bukan sekedar simbolik, tetapi pesan moral yang ingin disampaikan kepada insan pers dan masyarakat luas.

“Rengasdengklok bukan sekedar tempat, tapi simbol sejarah. Tanpa peristiwa di sini, tidak ada kemerdekaan. Dan tanpa kemerdekaan, pers tidak akan pernah lahir. Karena itu kegiatan ini harus sakral, penuh makna, bukan sekedar seremonial,” ujar Syuhada dengan nada tegas.

Tema besar yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Pers Merawat Ingatan Bangsa, Jurnalis Menjaga Nurani Demokrasi”, dengan subtema “Renungan Sejarah dari Rengasdengklok untuk Pers yang Berintegritas dan Bertanggung Jawab.” Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi pers saat ini, yang kerap dihadapkan pada godaan pragmatisme, tekanan kekuasaan, dan erosi etika jurnalistik.

Secara teknis, peserta akan berkumpul di Sekretariat IWOI Karawang pada pukul 15.00 WIB, sementara peserta dari wilayah sekitar Rengasdengklok langsung menuju Tugu Kebulatan Tekad pada pukul 16.00 WIB. Agenda kegiatan berlangsung hingga malam hari, meliputi persiapan lokasi, penataan perlengkapan, dokumentasi, hingga pelaksanaan seluruh rangkaian acara.

Rangkaian acara utama meliputi pembukaan oleh MC, doa bersama, renungan kebangsaan, refleksi sejarah Rengasdengklok, pembahasan peran pers dalam perjuangan dan demokrasi, sambutan Ketua IWOI Karawang dan Ketua Panitia, hingga sesi introspeksi peran serta komitmen moral insan pers.

Susunan kepanitiaan telah ditetapkan dengan Syuhada Wisastra sebagai Penanggung Jawab, Dedi MK sebagai Ketua Pelaksana, dan Syarif Hidayat (Alim) sebagai Wakil Ketua. Seksi acara diisi oleh M. Rifa’i, Junaedi Hambali, dan Renaldi. Seksi konsumsi dipercayakan kepada Indah, Yulia, dan Aisyah, dokumentasi oleh Indra, Aldi, dan Rehan, perlengkapan oleh Ismail dan Kasman, serta keamanan dan pengaturan area oleh Karnata dan Haji Boleng.

Untuk menunjang kekhidmatan kegiatan, panitia menyiapkan 60 kaos dan topi berlogo HUT IWOI, serta memasang 20 bendera IWOI di sekitar area kegiatan. Snack juga akan dibagikan kepada peserta dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kebersamaan.

Syuhada menegaskan, peringatan HPN dan HUT IWOI tahun ini digelar secara sederhana sesuai arahan pengurus pusat, mengingat perayaan besar akan dilaksanakan secara nasional pada tahun 2027.

“Tahun ini kita diminta fokus pada makna, bukan kemeriahan. IWOI DPD Karawang memilih Rengasdengklok sebagai titik ingatan sejarah. Dari sinilah pers diajak kembali merenung: menjaga ingatan bangsa dan mengawal demokrasi,” pungkasnya.

Bagikan>>

BERITA LAINNYA

spot_img

BERITA PILIHAN

spot_img

IKUTI KAMI

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

INDEKS

- Advertisement -spot_img

StORIES

BISNIS

spot_img

OPINI

spot_img